Mengajarkan anak untuk memiliki hubungan yang baik dengan orang lain bukan perkara mudah. Perlu dibiasakan sejak kecil agar tercipta kesejahteraan saat mereka beranjak dewasa.
Anak-anak yang terampil dalam bidang sosial cenderung disukai oleh anak-anak lain dan memiliki kualitas yang lebih baik dalam persahabatan. Meskipun ada sejumlah sumber yang mempengaruhi keterampilan sosial anak-anak, orang tua tetap memainkan peran besar.
Inilah yang dapat Anda lakukan untuk mengajari anak-anak Anda bagaimana memiliki hubungan yang sehat.
Pikirkan tentang hubungan Anda sendiri dengan Anak.
Anak memiliki hubungan lebih kuat dengan orangtuanya. Ikatan emosianal anak dan orangtua adalah akar dari semua hubungan. Hal-hal seperti memperhatikan kebutuhan anak, bertindak hormat dan mendengarkan mereka dapat memperkuat ikatan itu.
Mulai sejak awal.
Orang tua harus mulai berbicara dengan anak-anak tentang hubungan, segera setelah anak-anak mulai berinteraksi dengan orang lain. Dengan cara yang sederhana anak-anak usia dua tahun sudah mulai mengerti cara menghormati orang lain dan belajar untuk tidak menyakiti orang lain. Jika sejak kecil ia sudah nyaman berbicara soal hubungan, itu akan berlanjut sampai ia menginjak remaja bahkan dewasa.
Biarkan mereka bermain dengan orang lain.
Anak tidak dapat belajar hanya dari hubungan orangtua dengan anak atau anak dengan saudaranya. Mereka juga perlu belajar menyelesaikan masalah, mengatasi konflik dan bernegosiasi dalam hubungan dengan orang lain.
Bicara tentang reaksi dan konsekuensi.
Mensosialisasikan efek positif dan negatif sangat dibutuhkan. Anak perlu diajarkan bagaimana membuatnya merasa atau bereaksi. Dengan begitu ia bisa merefleksikan perasaan orang lain ke dalam diri sendiri dan menentukan apakah itu salah atau benar. Ini lebih baik dibanding sekedar bilang "jangan" dan mengarah kepada perkembangan moral panjang.
Dengar.
meskipun orang tua sudah mengerti benar tentang perilaku si anak, orang tua juga harus mendengarkan pembicaraan berdasar perspektif si anak. Pandangan anak seringkali berbeda dari orang tua, baik dari segi motivasi atau tujuan mereka.
Hati-hati menyarankan strategi.
Ketika berbicara dengan anak-anak tentang bagaimana mereka menangani situasi sosial tertentu, penting untuk fokus pada perilaku spesifik yang dapat diubah, bukan anak dan kepribadiannya.
Anak-anak dengan keterampilan sosial yang baik cenderung bersikap kooperatif, menyenangkan dan empati, sehingga mendorong perilaku mereka untuk sering membantu.
Tanya guru.
Berbicara dengan guru anak Anda juga dapat membantu. Guru mungkin memiliki pegangan tentang bagaimana anak-anak berperilaku di sekitar anak lain yang orang tua mungkin tidak ketahui.
Sesuaikan nada bicara sesuai usia anak.
Semakin anak bertambah usia, mereka kurang tertarik pada yang diperintahkan oleh orang tua mereka mengenai teman-teman dan hubungan. Mereka memiliki kendali lebih besar atas informasi yang datang. Disaat seperti percakapan yang lebih halus, pendek namun sering akan lebih efektif ketimbang mengomentari panjang lebar.
BerGaul YaNg BaIk
Posted on April 10, 2008 by dhiyary
Menghargai Orang lain
Kita sebagai Manusia Yang hidup saling membutuhkan harus bisa menghargai segala bentuk apapun yang ada pada orang lain. Baik itu masalah pendapat, keahlian, maupun sifat dan pribadi dirinya. Jangan sampai keluar kata-kata yang bisa menyinggung orang lain Kalo kamu mau dihargai oleh orang lain.
Bercanda
Memang benar bercanda adalah sesuatu yang asyik pada diri Manusia, Tapi jangan sampai kita Over Low dalam bercanda sama orang lain dan kita harus melihat situasi orang yang mau kita ajak bercanda apakah memungkinkan apa nggak untuk di ajak bercanda.
Kalo pun dia sedang dihadapi dengan kesulitan yang sangat berat kita harus bisa membuat dia tertawa, tersenyum dan merasa nyaman bila berada di samping kita meskipun dalam keadaan yang segmenting mungkin.
Menjadi Orang Yang di Percaya
Kalo kita di Percaya oleh Teman/Orang lain, itu bukanlah sesuatu Yang Baik buat kita, memang dipercaya oleh teman bisa membuat kita senang, senang karena dipercaya oleh orang lain. Tapi yang membuat kita rada susah yaitu apakah kita bisa menjaga kepercayaan yang di berikan oleh orang lain kepada kita??
Jadi, agar kita bisa memelihara kepercayaan itu salah satu caranya ialah Jangan biasakan menjadi mulut Ember, dan berpikir rahasia orang lain adalah rahasia kita juga.
Menjadi Teman Yang bisa diandalkan
Nah ini dia.. apakah kita sudah bisa menjadi teman Yang Baik?
Apakah kita sudah pantas di sebut sebagai seorang teman yang bisa diandalkan? Bisa diandalkan oleh oranglain bila mereka mendapatkan hal yang sangat sulit.
Untuk menjadi teman yang bisa diandalkan memang susah susah Gampang. Cara Gampangnya ialah.. cukuplah memenuhi criteria yang telah disebutkan diatas, yaitu : Kita bisa menghargai Orang Lain, bisa membuat Teman tersenyum dalam keadaan apapun mekipun dalam keadaan yang sangat genting, Menjaga kepercayaan yang diberikan oleh Teman/Orang.
Sumber: RizqiLancar
Aq gaul oooo,hehe
BalasHapusSaking gaulnya cm di rumah aj,hohoho
BalasHapusiki bru pas wt Q,
BalasHapuskeren tenan iki
gaul g gaul sma aja tetap bisa hidup
BalasHapusgaul y pnting juga sh yh
BalasHapusaku ank gaul nda yh,,,,,,,,,,
BalasHapuskita kn jg msh ank-anak
BalasHapusah pling suka tu.ocey mksh
BalasHapusbagus bgd sunk,,,
BalasHapuspdhl ra diwaca
he
njuh owh maen breng2 biar gaul
BalasHapus